Hidup bagaikan fatamorgana


وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَعْمَالُهُمْ كَسَرَابٍ بِقِيعَةٍ يَحْسَبُهُ الظَّمْآنُ مَاءً حَتَّىٰ إِذَا جَاءَهُ لَمْ يَجِدْهُ شَيْئًا
mereka hidup dalam berbagai kegelapan yang berlapis-lapis, sehingga semua aktivitas hidupnya bagaikan fatamorgana, dan selalu dalam keadaan bingung, meraba-raba dan hidup tak jelas tujuan. (QS. An-Nur : 39 – 40)
 Untuk dapat menjalani dan menikmati hidup adalah dengan kesadaran yang kita lakukan, banyak orang yang menjalani kehidupan ini tapi pada hakikatnya tidur, mereka lahir, tumbuh besar, menikah, tua dan akhirnya meninggal dalam keadaan tidur.
       Pengertian menyadari berbeda dengan mengetahui. kita tahu bahwa menjual belikan jabatan itu salah, kita tahu bahwa bermain judi itu adalah dilarang, kita tahu bahwa minum khamar itu haram, kita tahu bahwa selingkuh itu merusak dan menghancurkan keluarga, kita tahu bahwa menyerah itu adalah suatu kegagalan, kita tahu sikap boros itu adalah merugikan, namun kenpa masih kita lakukan, inilah contoh tau tapi tidak sadar.
Perlu kita ketahui bahwa kehidupan dunia Ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kita serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; Kemudian tanaman itu menjadi kering dan kita lihat warnanya kuning Kemudian menjadi hancur.dan kehidupan dunia Ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
        Hanya dengan musibah yang membuat kita menjadi sadar, musibah sebenarnya adalah rahmat dari allah swt untuk menyadarkan kita dari sesuatu hal yang kita tahu namun tak menyadarinya. Kita baru sadar kesehatan itu berharga kalau kita dilanda penyakit, kita sadar bahayanya selingkuh setelah keluarga rusak berantakan, kita sadar bahayanya judi setelah harta kita habis, kita baru sadar menjual belikan jabatan itu salah setelah kita berada dipenjara, jika hal ini sudah terjadi maka sadarpun kita tak ada gunanya.
       Sadarlah akan arti hidup yang sebenarnya, jalankanlah dengan sebaik-baiknya, jangan sampai sadar setelah mengetahui konsekuensinya akan tetapi sadarlah sebelum melakukannya, kehidupan itu singkat oleh karenanya perpanjangkanlah dengan amal dan jasa, buatlah ia kekal sepanjang masa dengan mengharumkan nama semasa hidup didunia, karena jika tidak, kehidupan yang singkat akan hilang ditelan masa, tanpa ada yang membekas sedikitpun bahkan dikalangan keluarga, mereka semua lupa dan bahkan tak ingin mengenangya karena hal buruk yang dilakukan semasa hidup didunia.
Note: sebaik-baik manuisa adalah yang dikenal jasanya dan diabadikan amal baiknya.

Komentar