Kuat tapi sebenarnya lemah


        اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفاً وَشَيْبَةً
“Allah-lah yang Menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia Menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia Menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban.” (QS.Ar-Rum:54)
Mulai dari awal manusia telah dilahirkan dalam keadaan lemah hingga sepanjang kehidupannya. Ia tak memiliki kekuatan sedikitpun selain kekuatan yang diberi oleh Allah swt. Karena itulah Allah sangat Mengecam orang-orang yang sombong. Apa yang hendak disombongkan dengan semua kelemahan ini?
Ketika kita Lahir ditolong orang lain, Nama diberi orang lain, Pendidikan diberi orang lain, Gaji diterima dari orang lain, Jabatan diberikan orang lain, Kehormatan diberikan orang lain, Mandi pertama dulakukan oleh orang lain, Mandi terakhir dilakukan orang lain, Hartadidapat dari bekerja sama dengan  orang lain, Harta setelah mati menjadi hak dan milik orang lain, Pemakaman dilakukan orang lain.
Saudaraku, ternyata dari sejak lahir hingga mati kita selalu membutuhkan orang lain, kita harus sadar bahwa hidup ini membutuhkan orang lain, lantas dimana kehebatan kita “?       Ternyata,  kita bukan lah siapa-siapa tanpa orang lain.
Namun kelemahan ini tidak bisa kita jadikan sebagai  alasan untuk tidak melakukan sesuatu. Hanya saja dengan menyadari kelemahan ini, kita akan berusaha untuk tidak menyombongkan diri kepada siapapun.
            Karenanya bersahabatlah dengan semua orang, berbuat baiklah kepada mereka sekecil apapun dan dimanapun, hargailah mereka dengan tanpa memilah dan memilih, karena kita tidak tahu kapan kita membutuhkan bantuan mereka.
Note : Hargailah orang lain maka mereka akan menghargaimu, berbuat baiklah kepada mereka maka allah akan membalasnya meski dari orang yang berbeda, karena balasan kebaikan itu satu hal yang pasti akan kamu terima



Komentar